
Ini dia artikel tentang contoh soal matematika kelas 1 SD bab 5, dengan panjang sekitar 1.200 kata, ditulis dengan jelas dan memperhatikan spasi.
>
Memahami Penjumlahan dan Pengurangan Bilangan 1-20
Matematika di kelas 1 SD merupakan fondasi penting bagi pemahaman konsep-konsep matematika yang lebih kompleks di jenjang berikutnya. Salah satu bab yang paling krusial di kelas 1 adalah pengenalan penjumlahan dan pengurangan bilangan, khususnya dalam rentang 1 hingga 20. Bab ini membekali siswa dengan kemampuan dasar untuk memecahkan masalah sederhana yang berkaitan dengan jumlah dan selisih. Artikel ini akan membahas secara mendalam contoh-contoh soal matematika kelas 1 SD bab 5, yang mencakup penjumlahan dan pengurangan bilangan 1-20, lengkap dengan penjelasan langkah demi langkah untuk membantu siswa maupun orang tua memahami cara menyelesaikannya.

Outline Artikel:
- Pendahuluan: Pentingnya penjumlahan dan pengurangan di kelas 1 SD.
- Konsep Penjumlahan:
- Pengertian penjumlahan.
- Menggunakan benda konkret.
- Menggunakan garis bilangan.
- Contoh soal penjumlahan (1-10).
- Contoh soal penjumlahan (11-20).
- Konsep Pengurangan:
- Pengertian pengurangan.
- Menggunakan benda konkret.
- Menggunakan garis bilangan.
- Contoh soal pengurangan (1-10).
- Contoh soal pengurangan (11-20).
- Soal Cerita: Menggabungkan penjumlahan dan pengurangan dalam konteks sehari-hari.
- Contoh soal cerita penjumlahan.
- Contoh soal cerita pengurangan.
- Contoh soal cerita campuran.
- Tips Belajar: Strategi efektif untuk menguasai penjumlahan dan pengurangan.
- Penutup: Rangkuman dan dorongan untuk terus berlatih.
>
1. Pendahuluan
Di awal perjalanan pendidikan formal, anak-anak kelas 1 SD mulai diperkenalkan dengan dunia angka. Salah satu konsep fundamental yang diajarkan adalah penjumlahan dan pengurangan. Kemampuan ini bukan hanya sekadar menghitung, tetapi juga melatih kemampuan berpikir logis, memecahkan masalah, dan memahami kuantitas. Bab 5 di banyak kurikulum kelas 1 SD biasanya berfokus pada penjumlahan dan pengurangan bilangan dalam rentang 1 hingga 20. Rentang ini dipilih karena masih mudah divisualisasikan oleh anak-anak dan menjadi dasar untuk operasi hitung yang lebih besar di masa mendatang. Memahami penjumlahan dan pengurangan di awal pendidikan sangat penting untuk membangun rasa percaya diri siswa dalam belajar matematika.
2. Konsep Penjumlahan
Penjumlahan adalah proses menggabungkan dua kelompok benda atau lebih menjadi satu kelompok yang lebih besar. Dalam matematika, penjumlahan dilambangkan dengan simbol "+".
-
Menggunakan Benda Konkret: Cara paling efektif untuk mengajarkan penjumlahan kepada siswa kelas 1 adalah dengan menggunakan benda-benda nyata. Guru atau orang tua dapat menggunakan kelereng, balok, pensil, atau bahkan buah-buahan. Misalnya, jika ada 3 apel dan ditambahkan 2 apel lagi, maka berapa total apelnya? Siswa dapat menghitungnya satu per satu.
-
Menggunakan Garis Bilangan: Garis bilangan adalah alat bantu visual yang sangat berguna untuk memahami penjumlahan. Garis bilangan adalah garis lurus yang ditandai dengan angka-angka berurutan. Untuk menjumlahkan, kita mulai dari angka pertama, lalu melompat maju sebanyak angka kedua.
Contoh: 3 + 2
- Mulai dari angka 3 pada garis bilangan.
- Melompat maju sebanyak 2 langkah.
- Kita akan berhenti di angka 5. Jadi, 3 + 2 = 5.
-
Contoh Soal Penjumlahan (1-10):
-
Ada 4 ekor burung di pohon. Kemudian datang lagi 3 ekor burung. Berapa jumlah burung di pohon sekarang?
- Penjelasan: Ini adalah soal penjumlahan. Kita perlu menggabungkan jumlah burung yang sudah ada dengan burung yang datang.
- Cara Menjawab: 4 + 3 = 7
- Jawaban: Jadi, ada 7 ekor burung di pohon sekarang.
-
Ibu membeli 5 buah jeruk. Ayah membeli lagi 2 buah jeruk. Berapa total buah jeruk yang dimiliki Ibu dan Ayah?
- Penjelasan: Kita menggabungkan jumlah jeruk dari Ibu dan Ayah.
- Cara Menjawab: 5 + 2 = 7
- Jawaban: Total ada 7 buah jeruk.
-
Siti punya 6 buah pensil warna. Budi memberinya 3 pensil warna lagi. Berapa jumlah pensil warna Siti sekarang?
- Penjelasan: Menjumlahkan pensil warna Siti dengan pensil warna dari Budi.
- Cara Menjawab: 6 + 3 = 9
- Jawaban: Siti sekarang punya 9 buah pensil warna.
-
Di dalam keranjang ada 7 buah apel. Kemudian ditambahkan 1 buah apel. Berapa jumlah apel di keranjang sekarang?
- Penjelasan: Menambahkan jumlah apel yang sudah ada.
- Cara Menjawab: 7 + 1 = 8
- Jawaban: Jumlah apel di keranjang sekarang adalah 8 buah.
-
Adi memiliki 3 buah kelereng. Ia menemukan 5 kelereng lagi di taman. Berapa jumlah kelereng Adi sekarang?
- Penjelasan: Menggabungkan kelereng Adi dengan kelereng yang ditemukan.
- Cara Menjawab: 3 + 5 = 8
- Jawaban: Adi sekarang memiliki 8 buah kelereng.
-
-
Contoh Soal Penjumlahan (11-20):
-
Di rak buku ada 11 buku cerita. Ayah membeli lagi 5 buku cerita. Berapa jumlah buku cerita di rak sekarang?
- Penjelasan: Menggabungkan jumlah buku cerita yang sudah ada dengan buku cerita yang dibeli Ayah.
- Cara Menjawab: 11 + 5 = 16
- Jawaban: Jadi, ada 16 buku cerita di rak sekarang.
-
Dapur memiliki 12 buah telur. Ibu membeli 7 buah telur lagi. Berapa jumlah telur di dapur sekarang?
- Penjelasan: Menjumlahkan jumlah telur yang sudah ada dengan yang dibeli Ibu.
- Cara Menjawab: 12 + 7 = 19
- Jawaban: Jumlah telur di dapur sekarang adalah 19 buah.
-
Ada 15 bunga mawar di taman. Pak Tani menanam 4 bunga mawar lagi. Berapa jumlah bunga mawar di taman sekarang?
- Penjelasan: Menambahkan jumlah bunga mawar yang sudah ada dengan yang baru ditanam.
- Cara Menjawab: 15 + 4 = 19
- Jawaban: Jumlah bunga mawar di taman sekarang adalah 19 bunga.
-
Seorang nelayan mendapatkan 13 ekor ikan pada pagi hari. Sore harinya, ia mendapatkan lagi 6 ekor ikan. Berapa jumlah ikan yang didapatkan nelayan hari ini?
- Penjelasan: Menggabungkan jumlah ikan yang didapat pagi dan sore hari.
- Cara Menjawab: 13 + 6 = 19
- Jawaban: Nelayan itu mendapatkan total 19 ekor ikan hari ini.
-
Di sebuah peternakan ada 10 ekor ayam betina dan 8 ekor ayam jantan. Berapa jumlah seluruh ayam di peternakan itu?
- Penjelasan: Menjumlahkan jumlah ayam betina dan ayam jantan.
- Cara Menjawab: 10 + 8 = 18
- Jawaban: Jumlah seluruh ayam di peternakan itu adalah 18 ekor.
-
3. Konsep Pengurangan
Pengurangan adalah proses mengambil sebagian dari suatu kelompok benda atau membandingkan dua kelompok untuk mengetahui selisihnya. Dalam matematika, pengurangan dilambangkan dengan simbol "-".
-
Menggunakan Benda Konkret: Sama seperti penjumlahan, benda konkret sangat membantu dalam memahami pengurangan. Misalnya, jika ada 5 permen dan dimakan 2 permen, berapa sisa permennya? Siswa dapat membuang 2 permen dari 5 permen yang ada dan menghitung sisanya.
-
Menggunakan Garis Bilangan: Untuk pengurangan, kita mulai dari angka pertama, lalu melompat mundur sebanyak angka kedua.
Contoh: 5 – 2
- Mulai dari angka 5 pada garis bilangan.
- Melompat mundur sebanyak 2 langkah.
- Kita akan berhenti di angka 3. Jadi, 5 – 2 = 3.
-
Contoh Soal Pengurangan (1-10):
-
Adi memiliki 8 buah kelereng. Ia memberikan 3 kelereng kepada temannya. Berapa sisa kelereng Adi?
- Penjelasan: Mengambil jumlah kelereng yang diberikan dari jumlah kelereng awal.
- Cara Menjawab: 8 – 3 = 5
- Jawaban: Sisa kelereng Adi adalah 5 buah.
-
Ibu membuat 7 buah kue. 2 kue dimakan oleh anak-anak. Berapa sisa kue Ibu?
- Penjelasan: Mengurangi jumlah kue yang dimakan dari jumlah kue yang dibuat.
- Cara Menjawab: 7 – 2 = 5
- Jawaban: Sisa kue Ibu adalah 5 buah.
-
Di pohon ada 9 ekor kupu-kupu. Kemudian 4 ekor kupu-kupu terbang pergi. Berapa ekor kupu-kupu yang masih ada di pohon?
- Penjelasan: Mengurangi jumlah kupu-kupu yang terbang dari jumlah awal.
- Cara Menjawab: 9 – 4 = 5
- Jawaban: Masih ada 5 ekor kupu-kupu di pohon.
-
Siti mempunyai 6 buah pensil. Ia meminjamkan 1 pensil kepada Budi. Berapa pensil Siti yang tersisa?
- Penjelasan: Mengurangi jumlah pensil yang dipinjamkan dari jumlah pensil awal.
- Cara Menjawab: 6 – 1 = 5
- Jawaban: Pensil Siti yang tersisa adalah 5 buah.
-
Ayah membeli 10 buah buku. 5 buku dibaca oleh Kakak. Berapa buku yang belum dibaca Ayah?
- Penjelasan: Mengurangi jumlah buku yang dibaca dari jumlah buku yang dibeli.
- Cara Menjawab: 10 – 5 = 5
- Jawaban: Buku yang belum dibaca Ayah adalah 5 buah.
-
-
Contoh Soal Pengurangan (11-20):
-
Di kebun ada 15 pohon mangga. 4 pohon mangga ditebang. Berapa pohon mangga yang tersisa di kebun?
- Penjelasan: Mengurangi jumlah pohon yang ditebang dari jumlah pohon awal.
- Cara Menjawab: 15 – 4 = 11
- Jawaban: Pohon mangga yang tersisa di kebun adalah 11 pohon.
-
Seorang nelayan membawa pulang 18 ekor ikan. Ia menjual 7 ekor ikan di pasar. Berapa ekor ikan yang tersisa di rumah?
- Penjelasan: Mengurangi jumlah ikan yang dijual dari jumlah ikan yang dibawa pulang.
- Cara Menjawab: 18 – 7 = 11
- Jawaban: Ikan yang tersisa di rumah adalah 11 ekor.
-
Ibu membeli 20 buah jeruk. Sebanyak 8 buah jeruk sudah dimakan oleh keluarga. Berapa sisa jeruk Ibu?
- Penjelasan: Mengurangi jumlah jeruk yang dimakan dari jumlah jeruk yang dibeli.
- Cara Menjawab: 20 – 8 = 12
- Jawaban: Sisa jeruk Ibu adalah 12 buah.
-
Ada 16 ekor burung di kandang. Sebanyak 5 ekor burung terbang keluar. Berapa ekor burung yang masih ada di kandang?
- Penjelasan: Mengurangi jumlah burung yang terbang dari jumlah awal.
- Cara Menjawab: 16 – 5 = 11
- Jawaban: Masih ada 11 ekor burung di kandang.
-
Ayah memiliki 19 buah kelereng. Ia kalah bermain sebanyak 6 buah kelereng. Berapa kelereng Ayah yang tersisa?
- Penjelasan: Mengurangi jumlah kelereng yang kalah dari jumlah awal.
- Cara Menjawab: 19 – 6 = 13
- Jawaban: Kelereng Ayah yang tersisa adalah 13 buah.
-
4. Soal Cerita
Soal cerita membantu siswa menerapkan konsep penjumlahan dan pengurangan dalam situasi sehari-hari, sehingga membuat matematika terasa lebih relevan.
-
Contoh Soal Cerita Penjumlahan:
-
Di kelas 1A ada 12 siswa laki-laki dan 9 siswa perempuan. Berapa jumlah seluruh siswa di kelas 1A?
- Penjelasan: Kita perlu menggabungkan jumlah siswa laki-laki dan perempuan.
- Cara Menjawab: 12 + 9 = 21. (Meskipun rentang 1-20, soal ini untuk ilustrasi pemikiran, guru bisa menyesuaikannya). Untuk rentang 1-20, contohnya: Di kelas 1A ada 10 siswa laki-laki dan 7 siswa perempuan. Berapa jumlah seluruh siswa di kelas 1A? 10 + 7 = 17.
- Jawaban: Jumlah seluruh siswa di kelas 1A adalah 17 siswa.
-
Budi membaca 8 halaman buku pada hari Senin dan 6 halaman buku pada hari Selasa. Berapa total halaman buku yang dibaca Budi selama dua hari?
- Penjelasan: Menjumlahkan jumlah halaman yang dibaca di hari Senin dan Selasa.
- Cara Menjawab: 8 + 6 = 14.
- Jawaban: Total halaman buku yang dibaca Budi adalah 14 halaman.
-
-
Contoh Soal Cerita Pengurangan:
-
Ibu membeli 17 buah apel. 5 buah apel sudah dimakan oleh anak-anak. Berapa sisa apel Ibu?
- Penjelasan: Mengurangi jumlah apel yang dimakan dari jumlah apel yang dibeli.
- Cara Menjawab: 17 – 5 = 12.
- Jawaban: Sisa apel Ibu adalah 12 buah.
-
Di taman ada 19 ekor kupu-kupu. Kemudian 7 ekor kupu-kupu terbang pergi. Berapa ekor kupu-kupu yang masih ada di taman?
- Penjelasan: Mengurangi jumlah kupu-kupu yang terbang dari jumlah awal.
- Cara Menjawab: 19 – 7 = 12.
- Jawaban: Masih ada 12 ekor kupu-kupu di taman.
-
-
Contoh Soal Cerita Campuran:
-
Siti memiliki 10 buah permen. Ayah memberinya 5 buah permen lagi. Kemudian Siti memakan 3 buah permen. Berapa sisa permen Siti sekarang?
- Penjelasan: Pertama, kita jumlahkan permen yang dimiliki Siti dengan yang diberikan Ayah. Lalu, kita kurangi dengan permen yang dimakan Siti.
- Langkah 1 (Penjumlahan): 10 + 5 = 15
- Langkah 2 (Pengurangan): 15 – 3 = 12
- Jawaban: Sisa permen Siti sekarang adalah 12 buah.
-
Di keranjang ada 12 buah apel. Ibu membeli lagi 7 buah apel. Dari seluruh apel tersebut, 4 buah apel busuk dan dibuang. Berapa buah apel yang masih baik?
- Penjelasan: Pertama, kita jumlahkan apel yang ada dengan yang dibeli Ibu. Kemudian, kita kurangi dengan apel yang dibuang.
- Langkah 1 (Penjumlahan): 12 + 7 = 19
- Langkah 2 (Pengurangan): 19 – 4 = 15
- Jawaban: Ada 15 buah apel yang masih baik.
-
5. Tips Belajar
- Gunakan Benda Konkret: Selalu libatkan benda-benda nyata saat berlatih. Ini membantu anak membangun pemahaman yang kuat tentang konsep.
- Visualisasikan: Ajarkan anak menggunakan garis bilangan atau gambar untuk memecahkan soal.
- Latihan Rutin: Konsistensi adalah kunci. Luangkan waktu setiap hari untuk berlatih soal penjumlahan dan pengurangan.
- Buat Menyenangkan: Gunakan permainan, lagu, atau aktivitas interaktif lainnya agar belajar tidak membosankan.
- Sabar dan Beri Pujian: Setiap anak memiliki kecepatan belajar yang berbeda. Berikan dukungan, kesabaran, dan pujian atas setiap kemajuan yang mereka buat.
- Hubungkan dengan Kehidupan Sehari-hari: Tunjukkan bagaimana penjumlahan dan pengurangan digunakan dalam situasi sehari-hari, seperti menghitung mainan, membagi makanan, atau menghitung uang jajan.
6. Penutup
Menguasai penjumlahan dan pengurangan bilangan 1-20 adalah langkah awal yang sangat penting dalam perjalanan belajar matematika anak kelas 1 SD. Dengan pemahaman konsep yang kuat, latihan yang konsisten, dan metode belajar yang menyenangkan, anak-anak dapat membangun fondasi matematika yang kokoh. Contoh-contoh soal yang telah dibahas di atas dapat dijadikan panduan bagi guru dan orang tua dalam membimbing siswa. Teruslah berlatih dan eksplorasi dunia angka dengan penuh semangat!